Apa Itu Project Logistics? Yuk Kenalan Dengan Jasa Pengiriman Barang Besar  

PT Andalan Rantai Pasok Indonesia > Blog > Apa Itu Project Logistics? Yuk Kenalan Dengan Jasa Pengiriman Barang Besar  

Pernahkah gak si kepikiran, gimana caranya mindahin baling-baling kincir angin raksasa untuk PLTU, tiang beton jembatan, atau mesin pabrik seberat ratusan ton? Kok bisa ya tiba-tiba ada banyak alat berat saat proses pembangunan gedung tinggi tapi ketika selesai alat beratnya hilang lagi ?

Jawabannya tentu bukan kurir paket biasa dong, tapi sebuah operasi khusus yang disebut denga Project Logistics. Tanpa layanan ini, pembangunan infrastruktur besar seperti bendungan, pabrik, hingga jalan tol gak akan bisa terwujud.

Apa Itu Project Logistics?

Secara sederhana, Project Logistics adalah layanan perencanaan, pengelolaan, dan pengiriman barang-barang material untuk sebuah proyek konstruksi, energi, atau pertambangan tertentu.

Berbeda dengan logistik reguler yang mengirim barang-barang skala kecil dalam kontainer, Project Logistics fokus pada jasa pengiriman barang besar. Pengiriman ini meliputi manajemen pemindahan barang yang ukurannya tidak wajar (Oversize) dan bobotnya sangan berat (Overload).

Karena kerumitannya, layanan ini sering disebut sebagai “seni” dalam dunia logistik karena membutuhkan perhitungan teknik yang sangat presisi.

Barang Apa Saja yang Membutuhkan Layanan Project Logistics? 

Tidak semua barang bisa dikirim via jasa logistik reguler. Barang-barang yang wajib dikirim menggunakan layanan Project Logistics biasanya merupakan barang besar dan memiliki karakteristik khusus, antara lain:

  • Alat Berat: Excavator, Crane, Dozer, Dump Truck. 
  • Komponen Infrastruktur: Tiang pancang beton, rangka jembatan baja, pipa gas/minyak berdiameter besar. 
  • Mesin Industri: Turbin pembangkit listrik, tangki penyimpanan (silo), dan mesin pabrik (transformator). 

Bagaimana Project Logistics Melakukan Pengiriman Barang Besar? 

Proses pengiriman dalan Project Logistics sangat ketat. Sebelum barang jalan, tim logistik harus melakukan Operating Plan untuk memastikan jalan yang di lewati kuat menahan beban dan tidak ada kabel listrik atau jembatan yang menghalangi ketinggian muatan.

Armada yang digunakan pun bukan truk biasa. Untuk jalur darat, perusahaan logistics biasanya menggunakan truk jenis Lowbed, Dolly, atau Multi-Axle yang memiliki banyak roda untuk membagi beban. Sedangkan untuk jalur laut, sering digunakan kapal LCT (Landing Craft Tank) atau tongkang yang bisa memuat alat berat dalam jumlah banyak.

Layanan Spesialis Project Logistics 

Karena risikonya tinggi, penyedia jasa pengiriman barang besar biasanya menawarkan layanan terintegrasi, yang meliputi: 

  1. Route Survey & Planning: Mengecek kelayakan jalur pengiriman. 
  1. Lashing & Securing: Teknik mengikat barang super kuat agar tidak bergeser saat di perjalanan. 
  1. Vessel Chartering: Penyewaan kapal khusus (LCT/Tongkang) untuk pengiriman antarpulau. 
  1. Stevedoring: Proses bongkar muat barang menggunakan crane kapasitas besar. 

Pentingnya Memilih Ahli Barang Oversize 

Mengirim barang raksasa memiliki risiko tinggi. Kesalahan sedikit saja bisa menyebabkan kecelakaan fatal atau kerugian miliaran rupiah. Oleh karena itu, jangan sembarangan memilih mitra pengiriman. 

Pastikan Anda memilih Perusahaan Logistics yang memang spesialis menangani barang oversize dan overload seperti ARPILOG. Dengan pengalaman menangani proyek kompleks dan armada yang lengkap, APRILOG siap memastikan material proyek Anda sampai di lokasi dengan aman dan tepat waktu.

Butuh solusi pengiriman alat berat atau kargo proyek? Hubungi ARPILOG sekarang juga! 

Related Posts